Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis rencana perjalanan haji 2027 (1448 Hijriah). Keputusan ini memberikan kepastian acuan bagi seluruh calon jemaah haji Indonesia. Selain itu, dokumen ini memandu kerja panitia serta instansi terkait dalam menyiapkan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Air maupun di Arab Saudi.
Melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026, jemaah haji mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027. Oleh karena itu, Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengimbau seluruh panitia embarkasi di daerah agar segera mematangkan kesiapan teknis sejak jauh hari.
Teguh menegaskan bahwa kepastian jadwal ini sangat krusial. Sebab, penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang memerlukan koordinasi matang. Dengan demikian, seluruh unsur penyelenggara dapat melayani jemaah secara tertib, nyaman, dan aman.
Tahapan Penting Rencana Perjalanan Haji 2027
Secara umum, jemaah haji Indonesia akan menjalani masa tinggal di Tanah Suci selama 38 hingga 40 hari. Oleh sebab itu, Kemenhaj membagi rangkaian operasional keberangkatan dan pemulangan ke dalam dua gelombang utama.
Berikut adalah rincian tahapan lengkap dalam rencana perjalanan haji 2027:
1. Keberangkatan Gelombang I dan II
- 10 April 2027: Jemaah haji mulai memasuki asrama haji embarkasi secara serentak.
- 11–25 April 2027: Selanjutnya, panitia menerbangkan Gelombang I dari Indonesia menuju Madinah.
- 26 April – 10 Mei 2027: Sementara itu, petugas mengarahkan keberangkatan Gelombang II dari Tanah Air menuju Jeddah pada tahap berikutnya.
2. Puncak Ibadah Haji (Armuzna)
- 14 Mei 2027: Setelah menyelesaikan persiapan di Makkah, jemaah mulai bergerak menuju Arafah.
- 15 Mei 2027: Kemudian, jemaah melaksanakan puncak ibadah haji, yaitu Wukuf di Arafah.
- 16 Mei 2027: Setelah menyelesaikan wukuf, umat Islam merayakan Hari Raya Iduladha 1448 H.
- 17–19 Mei 2027: Selanjutnya, jemaah melanjutkan rangkaian ibadah pada Hari Tasyrik.
3. Pemulangan ke Tanah Air
- 21 Mei – 4 Juni 2027: Panitia memulangkan Gelombang I dari Bandara Jeddah menuju Indonesia.
- 5 – 20 Juni 2027: Sementara itu, pemulangan Gelombang II dari Bandara Madinah menutup seluruh operasional haji.
Ringkasan Jadwal Haji 2027 (1448 H)
| Agenda / Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Masuk Asrama Haji | 10 April 2027 |
| Pemberangkatan Gelombang I (Madinah) | 11 – 25 April 2027 |
| Pemberangkatan Gelombang II (Jeddah) | 26 April – 10 Mei 2027 |
| Pergerakan ke Arafah | 14 Mei 2027 |
| Wukuf di Arafah | 15 Mei 2027 |
| Iduladha 1448 H | 16 Mei 2027 |
| Hari Tasyrik | 17 – 19 Mei 2027 |
| Kepulangan Gelombang I | 21 Mei – 4 Juni 2027 |
| Kepulangan Gelombang II | 5 – 20 Juni 2027 |
Kesiapan Operasional Layanan Ibadah Haji
Meskipun Kemenhaj sudah merilis jadwal perjalanan, Teguh mengingatkan bahwa kesiapan di lapangan tetap menjadi kunci utama. Oleh sebab itu, pihak Kemenhaj terus meningkatkan koordinasi antar-satuan kerja agar operasional di embarkasi, maskapai, hingga pemondokan di Arab Saudi berjalan lancar.
“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jemaah,” ungkap Teguh di Jakarta.
Sebagai catatan akhir, tim penyusun merancang jadwal ini berdasarkan kalender Ummul Qura Arab Saudi. Namun demikian, apabila Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengubah penanggalan resmi di kemudian hari, Kemenhaj akan segera menyesuaikan jadwal operasional tersebut.
🔹 Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut!
📞 Kontak: 0813-805-8468
🌐 Website: FLSUHK

